Idola

Seumur hidup, sekali.
Bertarung dengan tebing dan jurang
Hanya untukmu;
Idola

Leave a Comment

Filed under dedicated to

Melupa Getir

Getir itu menggantung di sudut bibir.
Seperti pahit yang menjelma jadi hambar
Seperti sakit yang bersembunyi di balik tawa
Lalu melupa, dilupa, atau terlupa
Bila aku punya mesin penghapus pedih
Ingin kuhapus segala pedih dunia
Tapi yang kupunya hanya mata air
Mata air di pintu hati
Yang derasnya melebihi aliran darahmu
Biarlah begitu, membatu dalam bisu
Hanya aku yang tahu

Leave a Comment

Filed under Uncategorized

Meluka, Terluka, Diluka

Pada bisu, mari mengadu
Pada gelisah, berkeluh kesah
Meluka, terluka, diluka
Meraba yang tak teraba
Mengada untuk tak ada
Senja..
Kapan kau tiba?
Aku luka, aku sendu
Merindu tapi tak mampu
Malam yang begitu panjang
Membeku sambil tercengang
Hitam tak berkesudahan
Mari bersulang!

Leave a Comment

Filed under Uncategorized

Rindu Membatu

Inginkah kau pecah beku yang membiru?
Inginkah kau sudahi sejengkal penjara jarak ?
Aku mematung merenung mengapung
Denting itu seperti sembilu
Menguras mata air di sudut hati
Tak sempat kueja lentik jemarimu menari pada tuts hitam putih.
Ketika kata berubah jadi nada.
Ketika cinta menanggalkan semua duka
Mimpi kita telah hambar
Mimpi kita menepi sepi
Bila aku rindu, biarlah membatu..

Leave a Comment

Filed under Untuknya..

Kala

Kala ialah raja senja yang menjelma
Perangkai sekumpulan rasa tanpa makna
Megah dan kokoh selayak tugu
Lalu engkau dibuatnya membisu
Dalam tanya tak terjawab
Dalam angan tak berujung
Dalam cerita tak berakhir

Kala ialah raja senja yang menjelma
Pencari muara rasa untuk pulang
Sepintas hanyalah kerat cerita
Lalu engkau dibuatnya membisu
Merindu sepotong hari
Merindu gelap dan sepi
Merindu sapaan bisu

Kala ialah raja senja yang menjelma
Rumah dimana kau bungkus luka
Menyesaki bibir dengan tawa
Lalu engkau dibuatnya membisu
Pada bimbang yang beku
Pada sendu yang muram
Pada liarnya detakan jantungmu

Pati, 12 April 2010
gambar diambil dari sini

1 Comment

Filed under dedicated to

Terperangkap!

Terperangkap aku, terperangkaplah aku!
Pada sepasang mata indahmu, lelaki

Terperangkap aku, terperangkaplah aku!
Pada sepasang mata indahmu, lelaki

Riuh hati bertalu-talu
Tertawan aku dalam bola mata itu
Leburlah milyaran jarak sekilas
Leburlah batas tak berbatas

Terperangkap aku, terperangkaplah aku!
Pada sepasang mata indahmu, lelaki
Bila tak mampu kutakhlukkan bentang jeda
Biarkan aku bersarang disana

Terperangkap aku, terperangkaplah aku!
Pada sepasang mata indahmu, wahai lelaki..
Lelah aku berkubang petir
Hasrat hati inginkan sejenak tersihir

Semarang, 17 Desember 2009
@boardinghouse, pagi buta, menyapa matahari.

Leave a Comment

Filed under Uncategorized

Mahakarya

luvly bun.

luvly bun.


Kamu adalah kata yang punya definisi.
Lalu kamu bilang ‘aku adalah..’
Lalu mereka bilang ‘dia adalah..’
Sedang aku bilang ‘kamu luar biasa’

Kamu mewakili sifat embun pagi yang menyejukkan.
Kadang-kadang garang seperti malam.
Bila sempat, kau pun jadi pelangi yang mengagumkan.
Juga hujan yang meredam segala dendam.

Lalu apalagi yang ingin kamu wakili?
Istimewalah kau mahakarya indah
Tak ada yang sempurna,
Sedang aku masih saja bilang ‘kamu luar biasa’…

29.09.09/01:14/@home
dipersembahkan untuk: MyLovelyBun.

2 Comments

Filed under dedicated to

Menjelma

Menjelma,
Menjelma engkau jadi sebilah pisau tajam
Berkedok kata
Menikam, lalu menyayati

Menjelma,
Menjelma engkau jadi seribu roman picisan
Managih tangis
Pun dendam nan kesumat

Menjelma,
Menjelma engkau jadi kembaran raga
Reinkarnasi semu
Melupakan lalu pura-pura mati

13.06.09/08:21/@humz

1 Comment

Filed under Untuknya..

Ketika Waktu Menepati Janji

ketika-resize

Ketika waktu menepati janji
Lihatlah hujan yang merinai gemulai
Ia sapukan rindu pada bumi
Tak hiraukan laut meluap-luap kalap

Ketika waktu menepati janji
Biarkan alam berbahasa untuk kita
Menghentak seperti murka
Atau melumat-lumat ribuan pondasi

Ketika waktu menepati janji
Lihatlah setapak terjal dan gelap itu
Tak lebih indah dari labirin
Disanalah kau dan aku bertemu

15.12.08/21:00/my boardinghouse
dipersembahkan untuk: MyLovelyBun.

1 Comment

Filed under dedicated to

U’ll always be a part of me

kau datangi tiap mimpi
mendata senyuman dan berbagi sepi
mengapa dilema ini begitu mengilhami?
dan, kau hanya terangkum dalam puisi

biar kita tersesat dalam labirin
menelusur dan saling menemukan
kau dan aku
kita hanya menunggu waktu

lalu apa setelah ini?
kau sendiri
aku juga sendiri
kita berkabut sepi sepanjang hari

21.10.08/23:14/my boardinghouse

4 Comments

Filed under dedicated to