December 17, 2009

Terperangkap!

Terperangkap aku, terperangkaplah aku!
Pada sepasang mata indahmu, lelaki

Terperangkap aku, terperangkaplah aku!
Pada sepasang mata indahmu, lelaki

Riuh hati bertalu-talu
Tertawan aku dalam bola mata itu
Leburlah milyaran jarak sekilas
Leburlah batas tak berbatas

Terperangkap aku, terperangkaplah aku!
Pada sepasang mata indahmu, lelaki
Bila tak mampu kutakhlukkan bentang jeda
Biarkan aku bersarang disana

Terperangkap aku, terperangkaplah aku!
Pada sepasang mata indahmu, wahai lelaki..
Lelah aku berkubang petir
Hasrat hati inginkan sejenak tersihir

Semarang, 17 Desember 2009
@boardinghouse, pagi buta, menyapa matahari.

September 30, 2009

Mahakarya

luvly bun.

luvly bun.


Kamu adalah kata yang punya definisi.
Lalu kamu bilang ‘aku adalah..’
Lalu mereka bilang ‘dia adalah..’
Sedang aku bilang ‘kamu luar biasa’

Kamu mewakili sifat embun pagi yang menyejukkan.
Kadang-kadang garang seperti malam.
Bila sempat, kau pun jadi pelangi yang mengagumkan.
Juga hujan yang meredam segala dendam.

Lalu apalagi yang ingin kamu wakili?
Istimewalah kau mahakarya indah
Tak ada yang sempurna,
Sedang aku masih saja bilang ‘kamu luar biasa’…

29.09.09/01:14/@home
dipersembahkan untuk: MyLovelyBun.

June 13, 2009

Menjelma

Menjelma,
Menjelma engkau jadi sebilah pisau tajam
Berkedok kata
Menikam, lalu menyayati

Menjelma,
Menjelma engkau jadi seribu roman picisan
Managih tangis
Pun dendam nan kesumat

Menjelma,
Menjelma engkau jadi kembaran raga
Reinkarnasi semu
Melupakan lalu pura-pura mati

13.06.09/08:21/@humz

December 15, 2008

Ketika Waktu Menepati Janji

ketika-resize

Ketika waktu menepati janji
Lihatlah hujan yang merinai gemulai
Ia sapukan rindu pada bumi
Tak hiraukan laut meluap-luap kalap

Ketika waktu menepati janji
Biarkan alam berbahasa untuk kita
Menghentak seperti murka
Atau melumat-lumat ribuan pondasi

Ketika waktu menepati janji
Lihatlah setapak terjal dan gelap itu
Tak lebih indah dari labirin
Disanalah kau dan aku bertemu

15.12.08/21:00/my boardinghouse
dipersembahkan untuk: MyLovelyBun.

October 23, 2008

U’ll always be a part of me

kau datangi tiap mimpi
mendata senyuman dan berbagi sepi
mengapa dilema ini begitu mengilhami?
dan, kau hanya terangkum dalam puisi

biar kita tersesat dalam labirin
menelusur dan saling menemukan
kau dan aku
kita hanya menunggu waktu

lalu apa setelah ini?
kau sendiri
aku juga sendiri
kita berkabut sepi sepanjang hari

21.10.08/23:14/my boardinghouse

October 16, 2008

Gelisah Sang Purnama

purnama sempurna menyala semerah bara

kini aku tahu hati bukan tempat menyimpan cinta
meski otak mendata tiap cerita tentangmu

aku tak harus dimengerti
rasa sakit itu pun ternyata hanya lewat
lalu pergi membuntut kemarau yang terhapus gerimis

aku cinta kamu
ribuan kali aku katakan
“aku cinta kamu”
hanya itu, dan purnama membisu

15.10.08/20:15/GrandNet Studio

October 11, 2008

Bidadari dan Sebutir Gundu

seorang bidadari berlari tanpa alas kaki
gelombang rambutnya berayun, menoleh padaku
‘ayo berlari! tanggalkan gelisah itu disini’
lalu gerimis merinai seperti serpihan gula pasir

tak kuat kutahan hasrat berbagi
tentang masa yang menggundahkan
tentang cinta yang tak kupahami
tentang alamat Tuhan yang tak berwujud

bidadari tanpa alas kaki dan sebutir gundu
kamilah pusat seribu harmoni
sampai pada masa aku merata dengan tanah
menyelipkan selembar cerita pada bumi yang menua

11.10.08/07:52/my boardinghouse
dipersembahkan untuk: bidadari ayoeku.

October 8, 2008

Laut Melagu Untukmu

Seperti merasakan rindunya laut pada pantai
Sampai kapan kau biarkan aku jadi kerang?
Matipun tak apa asal melahirkan mutiara
Biar kau tahu ada cinta indah untukmu

Membiru dan bergemuruh memanggilmu
Pulanglah, aku rindu padamu
Tidakkah kepenatan mengusik liar jiwamu?
Laut akan menjagamu dari pedih itu

Ribuan kali ombak berbisik “aku rindu”
Dan ketika pasir mencipta jejak-jejak kakimu
Laut masih melagukan rindu
Sampai mati menunggumu menyatu

08.10.08/20:05/grandnet studio
dipersembahkan untuk: the truly diver.

October 8, 2008

You’re my inspiration..

aku lebih dulu tiba disini
mengangan langit yang begitu tinggi
enggan bangun dan terpaku
dasar kecewa ini begitu indah

aku lebih dulu tiba disini
berdoa untuk harap yang tercuri
dimasa lalu
bahagiamu, bahagiaku

lalu kau tiba disini
terduduk didekatku namun terasa jauh
apakah laut masih menyatukan hati kita
laut yang tidak pernah berkhianat

08.10.08/20:05/grandnet studio

September 11, 2008

Setangkup Rindu

setangkup rindu untuk embun pagi
kutitipkan pada ilalang
pagi ini aku tak menemuimu
malam menyita seluruh energiku

setangkup rindu untuk embun pagi
kugenggam erat dalam tidur
biar tak lepas dibawa matahari
suatu hari akan tersampaikan

11.09.08/22:00/grandnet studio