Perpisahan Paling Sepi
langkah dedaunan dihalau angin
lirih tetes embun yang pecah
pagi itu tak bernyawa
pilu, sepilu sayatan sembilu
pernahkah terlintas olehmu
bagaimana harus kuhabiskan hari
sambil mereguk perih
kenapa harus aku?
tak ada pelukan
tak ada kecupan
tak ada ucapan selamat tinggal
inilah perpisahan paling sepi
20.08.08/00:20/ my boardinghouse
Tags: guratan
You can comment below, or link to this permanent URL from your own site.
August 29, 2008 at 4:54 pm
ehm ehm
suara itu terdengar dari kejauhan
betapa kagetnya
setelah ku tengok
lah kok mbak prima
ahahhaha….
ojo diguyu
October 11, 2008 at 9:46 pm
hmm.. kasihan kamu jeng.
tar kalo ke jogja tak cium sampe puas.
Siapa nggak mau senyum siap-siap tak cium, hahaha…
October 12, 2008 at 7:28 pm
terima kasih sudah mampir, nak..