Perpisahan Paling Sepi

langkah dedaunan dihalau angin
lirih tetes embun yang pecah
pagi itu tak bernyawa
pilu, sepilu sayatan sembilu

pernahkah terlintas olehmu
bagaimana harus kuhabiskan hari
sambil mereguk perih
kenapa harus aku?

tak ada pelukan
tak ada kecupan
tak ada ucapan selamat tinggal
inilah perpisahan paling sepi

20.08.08/00:20/ my boardinghouse

Explore posts in the same categories: Untuknya..

Tags:

You can comment below, or link to this permanent URL from your own site.

3 Comments on “Perpisahan Paling Sepi”

  1. cahbagusdw Says:

    ehm ehm
    suara itu terdengar dari kejauhan
    betapa kagetnya
    setelah ku tengok
    lah kok mbak prima
    ahahhaha….

    ojo diguyu

  2. gatot Says:

    hmm.. kasihan kamu jeng.
    tar kalo ke jogja tak cium sampe puas.
    Siapa nggak mau senyum siap-siap tak cium, hahaha…

  3. catastrova Says:

    terima kasih sudah mampir, nak..


Comment: