U’ll always be a part of me

kau datangi tiap mimpi
mendata senyuman dan berbagi sepi
mengapa dilema ini begitu mengilhami?
dan, kau hanya terangkum dalam puisi

biar kita tersesat dalam labirin
menelusur dan saling menemukan
kau dan aku
kita hanya menunggu waktu

lalu apa setelah ini?
kau sendiri
aku juga sendiri
kita berkabut sepi sepanjang hari

21.10.08/23:14/my boardinghouse

Explore posts in the same categories: dedicated to

Tags:

You can comment below, or link to this permanent URL from your own site.

8 Comments on “U’ll always be a part of me”

  1. gatot Says:

    Waktu……
    Setiap manusia dan eksistensinya memerlukannya sebagai kesadaran historis, baik tubuh aupun jiwanya.
    Waktu……
    Masa kini
    “Here and Now”. Dasar faktisitas (masa kiniku/eksistensi) manusia. lembaran untuk memulai. setiap bangun pagi kita tidak perlu mengingat dimana kita, siapa kita, apa tujuan kita. Masa depan dan masa lalu selalu bertemu di masa kini.
    Kecemasan dan harapan bertemu di masa kini.
    Kita, aku dan kau bertemu di masa kini, disini…. di kesadaran historis kita bertemu.

  2. catastrova Says:

    ya ya ya.. hahahahahahahha thx u…

  3. orang iseng numpang lewat bagian 2 Says:

    ojo lali lho bukuku jeng

  4. catastrova Says:

    iyo2, bos.. wes tak titipke Amalia Ramandani.. :D

  5. judek Says:

    mesakke yoo puisine. hehe.

  6. catastrova Says:

    begitulah hahahaha thx u ya mas.. :D

  7. mas Dodoy Says:

    Aku ndomblong wae ah….

  8. catastrova Says:

    le ndomblong ojo ombo2 ya, bang! hahahaha.. ndang balik jal!


Comment: