U’ll always be a part of me
kau datangi tiap mimpi
mendata senyuman dan berbagi sepi
mengapa dilema ini begitu mengilhami?
dan, kau hanya terangkum dalam puisi
biar kita tersesat dalam labirin
menelusur dan saling menemukan
kau dan aku
kita hanya menunggu waktu
lalu apa setelah ini?
kau sendiri
aku juga sendiri
kita berkabut sepi sepanjang hari
21.10.08/23:14/my boardinghouse
Tags: guratan
You can comment below, or link to this permanent URL from your own site.
October 26, 2008 at 10:25 pm
Waktu……
Setiap manusia dan eksistensinya memerlukannya sebagai kesadaran historis, baik tubuh aupun jiwanya.
Waktu……
Masa kini
“Here and Now”. Dasar faktisitas (masa kiniku/eksistensi) manusia. lembaran untuk memulai. setiap bangun pagi kita tidak perlu mengingat dimana kita, siapa kita, apa tujuan kita. Masa depan dan masa lalu selalu bertemu di masa kini.
Kecemasan dan harapan bertemu di masa kini.
Kita, aku dan kau bertemu di masa kini, disini…. di kesadaran historis kita bertemu.
October 28, 2008 at 2:20 pm
ya ya ya.. hahahahahahahha thx u…
November 8, 2008 at 1:11 am
ojo lali lho bukuku jeng
November 9, 2008 at 6:13 pm
iyo2, bos.. wes tak titipke Amalia Ramandani..
November 14, 2008 at 12:29 am
mesakke yoo puisine. hehe.
November 14, 2008 at 12:50 pm
begitulah hahahaha thx u ya mas..
November 22, 2008 at 8:45 pm
Aku ndomblong wae ah….
November 23, 2008 at 6:49 pm
le ndomblong ojo ombo2 ya, bang! hahahaha.. ndang balik jal!